Sekedar turut menginformasikan mengenai Profil, Mutasi dan Sertijab di berbagai Instansi, yang di sarikan dari berbagai sumber....
PT Freeport Indonesia
PT.
Freeport Indonesia adalah sebuah perusahaan pertambangan yang mayoritas
sahamnya dimiliki Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc.. Perusahaan ini
adalah pembayar pajak terbesar kepada Indonesia dan merupakan perusahaan
penghasil emas terbesar di dunia melalui tambang Grasberg. Freeport Indonesia
telah melakukan eksplorasi di dua tempat di Papua, masing-masing tambang
Erstberg (dari 1967) dan tambang Grasberg (sejak 1988), di kawasan Tembaga
Pura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.
Freeport
berkembang menjadi perusahaan dengan penghasilan 2,3 miliar dolar AS. Menurut
Freeport, keberadaannya memberikan manfaat langsung dan tidak langsung kepada
Indonesia sebesar 33 miliar dolar dari tahun 1992–2004. Angka ini hampir sama
dengan 2 persen PDB Indonesia. Dengan harga emas mencapai nilai tertinggi
PT Indosat Tbk
PT
Indosat Tbk., sebelumnya bernama PT Indonesian Satellite Corporation Tbk.
(Persero) adalah sebuah perusahaan penyedia layanan telekomunikasi yang lengkap
dan terbesar kedua di Indonesia untuk jasa seluler (Matrix, Mentari dan IM3).
Per Juni 2011, komposisi kepemilikan saham Indosat adalah: QTEL Asia (65%),
Pemerintah Republik Indonesia
PT Dirgantara Indonesia
PT.
Dirgantara Indonesia (DI) (nama bahasa Inggris: Indonesian Aerospace Inc.)
adalah industri pesawat terbang yang pertama dan satu-satunya di Indonesia dan
di wilayah Asia Tenggara. Perusahaan ini dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. DI
didirikan pada 26 April 1976 dengan nama PT. Industri Pesawat Terbang Nurtanio
dan BJ Habibie sebagai Presiden Direktur. Industri Pesawat Terbang Nurtanio
kemudian berganti nama menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) pada
11 Oktober 1985. Setelah direstrukturisasi, IPTN kemudian berubah nama menjadi
Dirgantara Indonesia pada 24 Agustus 2000. Dirgantara Indonesia tidak hanya memproduksi
berbagai pesawat tetapi juga helikopter, senjata, menyediakan pelatihan dan
jasa pemeliharaan (maintenance service) untuk mesin-mesin pesawat. Dirgantara
Indonesia juga menjadi sub-kontraktor untuk industri-industri pesawat terbang
besar di dunia seperti Boeing, Airbus, General Dynamic, Fokker dan lain
sebagainya. Dirgantara Indonesia pernah
PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk
PT
Telekomunikasi Indonesia Tbk (Persero) biasa disebut Telkom Indonesia atau
Telkom saja. (IDX: TLKM LSE: TKID NYSE: TLK) adalah perusahaan informasi dan
komunikasi serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap di
Indonesia. Telkom mengklaim sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di
Indonesia, dengan jumlah pelanggan telepon tetap sebanyak 15 juta dan pelanggan
telepon seluler sebanyak 104 juta.
Telkom
merupakan salah satu BUMN yang sahamnya saat ini dimiliki oleh Pemerintah
Indonesia (51,19%) dan oleh publik sebesar 48,81%. Sebagian besar kepemilikan
saham publik (45,58%) dimiliki oleh investor asing, dan sisanya (3,23%) oleh
investor dalam negeri. Telkom juga menjadi pemegang saham mayoritas di 9 anak
perusahaan, termasuk PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel).
Presiden
direktur Telkom saat ini adalah Rinaldi Firmansyah yang menggantikan Arwin
Rasyid pada 28
PT Asuransi Jasa Raharja
Pelantikan, Pengambilan Sumpah
dan Serah Terima Jabatan di Kantor Pusat
30 Maret 2012-
Direktur
Utama Jasa Raharja, Diding S. Anwar, didampingi Direktur Keuangan, Robino
Suharsono, Direktur Operasional, Budi Setyarso, dan Direktur SDM & Umum,
Suntoro, kembali melantik dan mengambil Sumpah serta Serah Terima Jabatan
(Sertijab) pejabat Jasa Raharja (30/3). Acara Sertijab. selain dihadiri oleh
Direksi Jasa Raharja, dihadiri pula oleh Para Kepala Unit Kerja Kantor Pusat,
Direksi Jaraharja Putera, Direksi Artha Raharja, Pengurus Dana Pensiun JR,
Pengurus Persari Pusat, serta seluruh pegawai Kantor Pusat dan Cabang DKI
Jakarta.
Langganan:
Postingan (Atom)



